Bertemu Kapolri, Henry Yosodiningrat Akan Lapor Habib Rizieq?

Jumat, 20 Januari 2017 | 09:40 WIB | Penulis: Widji Ananta
Anggota DPR RI dan Dewan Pendiri Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat), Henry Yosodiningrat. (Foto: twitter/ @henryyoso)

Arah - Dewan Pendiri Gerakan Nasional Anti Narkotik (Granat) Henry Yosodiningrat akan menyambangi Mabes Polri guna bertemu Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Jumat (20/1).

Ketika ditanya perihal kedatangan apakah berhubungan dengan pelaporan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Henry enggan berkomentar banyak. Ia hanya menjelaskan akan bertemu Kapolri setelah shalat Juamt.

"Saya mau ketemu Kapolri dulu abis shalat Jumat di Mabes. Ada hal yang mau saya sampaikan," katanya ketika dikonfirmasi awak media.

Ia mengaku akan berdialog dengan Kapolri terkait beberapa hal. Namun, anggota parlemen Senayan itu kembali menutup rapat mulutnya. Henry melanjutkan, jika ingin mendapatkan keterangan lengkap nanti setelah ia melakukan pertemuan dengan Jenderal Tito Karnavian. "Beberapa hal saja, soal kondisi bangsa saat ini. Nanti kalau mau lebih jelasnya, hubungin lagi setelah pertemuan," tutup Henry.

Baca Juga:

Rizieq Akan ke NTB, Forum Ponpes Minta Masyarakat Arif Sikapi FPI

Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!

Benarkah Pertemuan dengan Rizieq Dongkrak Elektabilitas Anies?

Jika benar kedatangan Henry Yoso ke Mabes Polri untuk melaporkan Habib Rizieq Shihab, maka praktis Rizieq Shihab akan menghadapi banyak kasus.

Ada beberapa laporan yang melaporkan Rizieq sebagai terlapor yakni laporan putri Presiden pertama RI, Sukmawati Soekarnoputri yang melaporkan Rizieq atas dugaan menghina Pancasila saat berceramah mengenai paparan tesis Rizieq saat kuliah di Malaysia.

Kasus lainnya, pernyataan Rizieq tentang lambang palu arit dalam uang baru yang diterbitkan Bank Indonesia. Kasus ini dilaporkan oleh Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) dan Solidaritas Merah Putih (Solmet).

Kemudian pernyataan Rizieq dalam ceramah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur, pada 25 Desember 2016 yang diduga mengandung unsur kasus penistaan agama Kristen. Kasus ini dilaporkan oleh Ketua Presidium Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI (PP-PMKRI) Angelo Wake Kako, Koordinator Forum Mahasiswa Pemuda Lintas Agama (Rumah Pelita), Slamet Abidin dan seorang warga kelapa Gading, Jakarta Utara, Khoe Yanti Kusmiran. (Wildan Zulfiansyah)

Ingin update berita politik terkini, hanya di arah.com

Video Trending Pilihan Redaksi:

Berita Terkait:Rizieq Dilabeli Status Tersangka, Polri: Tinggal Nunggu Waktu!
Lecehkan Bendera Negara, FPI Harus Rasakan Proses Hukum
Kapolri Nilai Sikap Radikal Bisa Positif, Jika...
Ini Langkah MUI Memediasi Perseteruan Megawati dan Habib Rizieq
Perang Berlanjut, Sukmawati Ogah Tanggapi Ajakan Mediasi Rizieq
FOTO: Pasar Senen Diamuk Si Jago Merah

Tags : #Jakarta #Mabes Polri #Kapolri Tito Karnavian #Rizieq Shihab #Henry Yosodiningrat #Gerakan Nasional Anti Narkoba (Granat)

Komentar